Senin, Februari 20, 2012

Solusi kufur untuk hilangkan stress menurut Polres Kediri Kota

 ٍ

KEDIRI | SURYA Online - Banyaknya kasus tahanan yang mengalami stres hingga bunuh diri, kini diantisipasi Polres Kediri Kota, Jawa Timur dengan cara mengajak karaoke, Senin (20/2/2012).
Ruang sel tahanan Polres Kediri Kota yang berada di belakang mapolres, mendadak disulap menjadi panggung karaoke. Ada pemain elektone serta penabuh kendang lengkap dengan seperangkat sound sistemnya.
Penghuni sel tahanan pria yang berjumlah puluhan orang juga diberikebebasan berinteraksi bersama karena pintu selnya tidak digembok. Sedangkan lima tahanan perempuan duduk berjajar di luar sel tahanan pria.
Acara karaoke dengan penghuni tahanan itu juga dimeriahkan Marni (38) seorang biduan penghuni sel tahanan perempuan. Marni bernyanyi serta berduet membawa sejumlah lagu bersama Kapolres Kediri Kota AKBP Ratno Kuncoro.
Kegiatan yang baru pertama kali dilakukan itu ternyata mampu membuat penghuni tahanan dapat meluapkan kegembiraannya. Terlihat belasan tahanan ikut berjoget dan bernyanyi bersama-sama. Marni sendiri mengaku mampu menghilangkan stress yang dialami setelah diberi kesempatan bernyanyi.
Ratno Kuncoro menyebutkan, kegiatan karaoke bersama baru pertama kali dilakukan bertujuan untuk obat terapi stress penghuni tahanan. Masalahnya penghuni tahanan banyak yang jenuh sehingga perlu ada kegiatan yang menghibur.
Diakui Ratno, pihaknya beberapa kali disambati penghuni tahanan yang mengaku jenuh dan stress dengan rutinitas selama menghuni tahanan. Malahan ada penghuni tahanan yang mengalami pendarahan hingga dirawat ke RS Bhayangkara karena ditimpa stres setelah dijebloskan penjara.
Kapolres berharap dengan hiburan karaoke yang dilakukan seminggu sekali memberikan hiburan bagi para tahanan. “Kami berharap dengan kegiatan karaoke bersama, penghuni tahanan mendapat hiburan,” ungkapnya.

Judul asli: Terapi Stres, Tahanan Diajak Karaoke

Komentarku ( Mahrus ali ):
  Sebetulnya sistim Islam, tidak ada sistim tahanan . Ia sistim kafir. Seorang yang menyamun atau merampok, cukup dibunuh tanpa  di tahan. Orang yang mencuri cukup di potong tangannya tanpa di tahan lama – lama. Pengedar Narkoba, juga cukup di bunuh dan di gantung sebagaimana dalam ayat:
إِنَّمَا جَزَاءُ الَّذِينَ يُحَارِبُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَسْعَوْنَ فِي الْأَرْضِ فَسَادًا أَنْ يُقَتَّلُوا أَوْ يُصَلَّبُوا أَوْ تُقَطَّعَ أَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُمْ مِنْ خِلَافٍ أَوْ يُنْفَوْا مِنَ الْأَرْضِ ذَلِكَ لَهُمْ خِزْيٌ فِي الدُّنْيَا وَلَهُمْ فِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ(33)
Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar, Maidah  33
Tanpa tahanan ini bisa mengurangi anggaran negara secara besar- besaran – bukan kecil – kecilan,  karena pemerintah  tidak menyediakan tempat tahanan, dan bisa di manfaatkan untuk yang lain yang potensial, juga tidak membutuhkan  polisi yang menjaganya tiap hari, tapi polisi bertugas untuk masalah lainnya yang lebih penting dan bisa menjaga keamanan dan ketentraman, tidak usah  memberi minum dan makanan kepada narapidana, juga fasilitas hidup di penjara lainnya.
Baca lagi disini:
05 Feb 2012

16 Jan 2012
20 Agt 20َ
05 Jun 2011
  Untuk menghilangkan setres di tahanan dengan kraoke juga bukan solusi tapi bikin permasalahan lagi. Bila mereka selalu terhibur dengan musik, maka bisa jadi tanahan itu tidak bisa memberikan efek jera dan tambah banyak dosanya, banyak setannya. Tapi obatilah  dengan pengajian agama, bacaan al quran dan berdzikir karena ikut ayat ini:
الَّذِينَ ءَامَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. Arra`d 28.

Quran juga menjadi obat untuk dada yang sesak sebagaimana hadis:

وَأَخْرَجَ الطَّبْرَانِي عَنْ أَبِي اْلأَحْوَصِ : أَنَّ رَجُلاً أَتَى عَبْدَ الله فَقَالَ : إِنَّ أَخِي مَرِيْضٌ اِشْتَكَى بَطْنَهُ وَأَنَّهُ نَعَتَ لَهُ الْخَمْرَ أَفَأَسْقِيْهِ ؟ قَالَ عَبْدُ اللهِ : سُبْحَانَ اللهِ ! مَا جَعَلَ اللهُ شِفَاءً فيِ رِجْسٍ إِنَّمَا الشِّفَاءُ فِي شَيْئَيْنِ : اَلْعَسَلُ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ وَاْلقُرْآنُ شِفَاءٌ لِمَا فِي الصُّدُوْرِ . وَإِسْنَادُهُ صَحِيْحٌ
Imam Thobroni juga meriwayatkan hadis dari Abul ahwash , sesungguhnya seorang lelaki datang kepada Abdullah , lalu  berkata : sesungguhnya saudaraku sakit perut , dan dia  menyatakan obatnya adalah khomer , apakah aku akan memberikan minuman tsb padanya ?
Abdullah menjawab :  Subhanallah ! Allah tidak menjadikan kesembuhan dari perkara yang kotor . Kesembuhan itu dalam dua perkara . Madu untuk kesembuhan manusia dan al Quran untuk  menyembuhkan penyakit hati . Sanadnya sahih , kata albani . Assilsilatus sahihah 174/4

Ibnu Mas`ud juga pernah menyatakan :
إِنَّ اللهَ لمَ ْيَجْعَلْ شِفَاءَكُمْ فِيْمَا حُرِّمَ عَلَيْكُمْ .

Sesungguhnya Allah tidak akan menjadikan kesembuhanmu dari perkara yang di haramkan kepadamu .[1]    Ibnu Hajar juga menyatakan hadis tsb sahih , kata al bani


[1] Assilsilatus sahihah  174/4

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pesan yang baik, jangan emosional.Bila ingin mengkeritisi, pakailah dalil yang sahih.Dan identitasnya jelas. Komentar emosional, tidak ditayangkan